Kampung Batu Dalam, Solok — Upaya percepatan transformasi digital di tingkat nagari terus digaungkan. Selasa, 9 September 2025, bertempat di Kantor Wali Nagari Kampung Batu Dalam, digelar Workshop Pelatihan Penggunaan Website Nagari Menuju Smart Village, sebuah inisiatif kolaboratif antara Universitas Mahaputra Muhammad Yamin (UMMY) Solok dan Relawan TIK (RTIK) Wilayah Sumatera Barat.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 15.00 WIB ini diikuti oleh perangkat nagari dan kepala jorong, serta dibuka langsung oleh Ibu Dekan Fakultas Peternakan UMMY, Rica Megasari, S.Pt., M.P. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program implementasi ilmu kampus ke tengah masyarakat.
"UMMY saat ini memiliki 11 program studi S1, satu program D3 Manajemen Informatika, dan program S2 Peternakan. Kami berharap kegiatan ini mampu meningkatkan literasi digital dan menjadi langkah awal menuju desa digital yang mandiri dan berdaya saing," ujar Ibu Rica.
Sesi workshop dibagi ke dalam tiga bagian utama:
Pemaparan materi tentang konsep Smart Village dan potensi digitalisasi desa menggunakan website resmi dari Kominfo Kabupaten Solok.
Praktik penggunaan website nagari, termasuk pengenalan fitur, pendataan penduduk, serta sistem informasi pelayanan desa.
Penyusunan program kerja bersama sebagai tindak lanjut kegiatan, termasuk rencana keikutsertaan dalam Award Desa Digital UMMY yang akan digelar Desember 2025.
Materi disampaikan oleh Bapak Yendi Putra, S.Kom., M.Kom., MTA, dosen D3 Manajemen Informatika UMMY dan juga Ketua RTIK Wilayah Sumatera Barat. Beliau mengajak peserta untuk aktif memanfaatkan website nagari tidak hanya sebagai alat administrasi, tapi juga sebagai sarana pelayanan publik yang transparan dan akuntabel.
"Website nagari adalah pintu masuk menuju Smart Village. Kita harus memulai dari hal sederhana seperti data kependudukan dan pelayanan dasar, lalu berkembang ke inovasi pelayanan publik yang lebih luas," jelas Yendi saat sesi praktik.
Workshop ini menjadi titik awal bagi Nagari Kampung Batu Dalam untuk bertransformasi secara digital. Dengan dukungan dari perguruan tinggi dan komunitas TIK, perangkat nagari diharapkan mampu mengelola informasi secara lebih efisien dan inklusif.
Rangkaian kegiatan ini akan ditindaklanjuti dengan monitoring program kerja dan seleksi peserta untuk mengikuti Award Desa Digital di UMMY pada bulan Desember mendatang. Ajang ini akan menjadi wadah apresiasi dan pengakuan atas inisiatif desa-desa yang berhasil mengadopsi teknologi informasi secara optimal.